Pascasarjana IAIN Pontianak melaksanakan kegiatan Pengembangan Kapasitas Mahasiswa Pascasarjana menulis Jurnal. Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 27-28 Mei 2023. Pembukaan kegiatan dilaksanakan di Aula A. Rani Mahmud IAIN Pontianak, sedangkan secara teknis dilaksanakan di Gedung Prof. KH. Saifuddin Zuhri, ruang 303, dengan menghadirkan narasumber Dr. Maswadi, M.Sc.

Pascasarjana IAIN Pontianak saat ini mendorong mahasiswa untuk menulis artikel jurnal yang dipublikasikan ke jurnal-jurnal bereputasi, untuk itu kegiatan ini diharapkan menjadi media bagi mahasiswa untuk lebih mendalami tatacara dan strategi dalam menulis jurnal ilmiah. Demikian yang disampaikan oleh Dr. Luqman Hakim selaku ketua panitia kegitan pengembangan kapasitas Mahasiswa Pascasarjana.

Menurut Luqman Hakim, kegiatan pengembangan kapasitas Mahasiswa Pascasarjana ini dibagi dua kelompok. Prodi Magister Pendidikan Agama Islam (MPAI) dilatih dalam kemampuan bahasa Inggris, dan Prodi Magister Ekonomi Syariah (MES) dilatih dalam menulis karya ilmiah (jurnal). Dua kegiatan ini dilakukan berdasarkan kebutuhan tiap prodi, dan dilaksanakan pada hari yang sama.

Prof. Dr. H. Zaenuddin, MA, selaku direktur Pascasarjana dalam sambutannya menyampaikan bahwa esensi dari tarbiyah itu ada tiga, yaitu: Pendidikan/pengajaran, Pembiasaan, dan pemaksaan. Jadi berbahasa asing dan menulis jurnal itu harus diajarkan, harus dibiasakan, dan harus dipaksa. Pemaksaan ini bukan dalam arti yang negative, namun dalam makna yang positif. Memaksa diri untuk menulis, jika tidak dipaksakan, maka selamanya kita tidak bisa menulis. Demikian menurut Direktur Pascasarjana IAIN Pontianak ini.

Pelatihan Penulisan Karya Ilmiah yang difokuskan pada penulisan Jurnal ini diikuti oleh mahasiswa MES angkatan 2021 dan 2022. Dr. Maswadi, M.Sc menjelaskan hal-hal yang berkaitan dengan penulisan Jurnal. Dosen Universitas Tanjungpura ini menampilkan gaya-gaya dalam jurnal dan strategi dalam menulis jurnal.

Noviansyah, mahasiswa MES mengatakan “materi yang disampaikan oleh narasumber sangat luar biasa. Jika bisa ditambah lagi waktunya guna lebih mendalami hal-hal yang terkait dengan jurnal.”

Respons yang serupa juga disampaikan peserta pelatihan yang lain. Dan harapan dari kegiatan ini ada jurnal tulisan mahasiswa yang bisa dipublikasikan.

Penulis: Luqman Hakim